DAYASAING PARIWISATA INDONESIA 2009


Berita hangat telah diluncurkan dari World Economic Forum (WEF) tentang Index Dayasaing Perjalanan & Pariwisata (The Travel & Tourism Competitiveness Index, TTCI). Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada awal Maret 2009 telah diterbitkan TTCI edisi 2009, di mana Indonesia menempati posisi ke-81 dari 133 negara yang diikut-sertakan dalam penilaian. Dengan demikian Indonesia mengalami “penurunan” dari posisi ke-80 di antara 130 negara di tahun 2008.

Bagaimana posisi Indonesia di antara negara-negara ASEAN dan ASIA PASIFIK?

Indonesia berada di urutan 5 di antara 8 negara dari 10 negara ASEAN yang dinilai dan di antara 25 negara Asia Pasifik berada di urutan 15. Posisi teratas di ASEAN ditempati oleh Singapura yang menduduki tempat ke-2 di antara 25 negara Asia Pasifik dan secara global berada pada posisi 10 di antara 133 negara. Malaysia di posisi ke-2 ASEAN, urutan ke-32 dunia dan posisi ke-7 di Asia Pasifik. Pada urutan berikutnya adalah Thailand pada posisi ke-3 ASEAN, ke-8 Asia Pasifik dan ke-39 dunia. Sementara itu, Philippina dan Vietnam masing-masing menduduki urutan ke-7 dan ke-8 di ASEAN, berada di posisi ke-86 dan 89 dunia dan urutan ke-16 dan ke-17 Asia Pasifik. Lihat TABEL I.

table-i

Adapun TTCI tersebut dimaksudkan untuk mengukur berbagai faktor dan kebijakan agar menarik untuk pengembangan Sektor Perjalanan & Pariwisata di berbagai nagara. Index tersebut diperoleh dari penilaian 14 kriteria yang disebut Travel & Tourism (T&T) Competitiveness Pillars, yang dikelompokkan dalam 3 Category. Lihat TABEL II.

table-ii

Satu hal yang menggembirakan adalah posisi Indonesia dalam hal Dayasaing Harga Jasa Industri Pariwisata berada pada peringkat 3 dan Upaya Memprioritaskan Pariwisata pada urutan 10.
Seperti diperlihatkan di TABEL I, Indonesia menduduki urutan ke-5 di antara 8 negara ASEAN. Untuk mendapat nilai (score) masing-masing pillar itu, ditinjau dari beberapa unsur penilain yang lebih rinci.
Dalam artikel berikutnya akan diperbandingkan kedudukan dayasaing masing-masing negara ASEAN dengan variable 14 pillar tersebut, dengan maksud membuka wawasan untuk pengambilan langkah upaya perbaikan di masing-masing pillar yang masih lemah. Untuk itu, akan disertakan juga rincian unsur kriteria penilaian masing-masing pillar.

3 Responses

  1. saya boleh dapat buku Kriteria Penilaian Index Dayasaing Pariwisata 2009 dimana, buku ini sangat bermanfaat. emel saya; arombai@yahoo.com

  2. […] Recent Comments Soehartini Sekartjak… on About Usarvin miracelova on MembershipRio Setiawan Migang on MembershipKE MANA ARAH PEMBANG… on PERENCANAAN PENGEMBANGAN …Burhan Bungin on DAYASAING PARIWISATA INDONESIA… […]

  3. […] hanya “Wonderful Value of Money” (yaitu Price Competitiveness) yang terbukti di tahun 2009 oleh WEF dinilai sebagai wonderful, karena menempati urutan ke-3 termurah, seperti dapat Anda lihat di bawah […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: