TROWULAN | SITUS SEJARAH, ASET PARIWISATA


Sebagai anak bangsa suatu negara, tentu ingin sekali mengetahui latar belakang sejarah negara di mana kita bermukim sebagai warganya. Trowulan merupakan salah satu saksi sejarah yang membuktikan keberadaan kehidupan bermasyarakat di waktu lalu. Bagaimana kita menyikapi peninggalan-peninggalan sejarah itu akan menunjukkan kebesaran kita sebagai suatu bangsa. Baru-baru ini pemerintah melalui prakarsa DepBudPar menyelenggarakan “sayembara” untuk memperoleh masukan design untuk kepentingan “pelestarian” peninggalan-peningalan sejarah – khususnya Trowulan – agar mampu lebih mewakili – atau mungkin lebih tepat disebut menampilkan – “kebesaran bangsa ini”. Namun beberapa bulan silam, kita pernah “dikejutkan” oleh adanya hingar bingar menyangkut Pengembangan Pusat Informasi Majapahit yang ada sekarang di situs Trowulan, yang akhirnya melatar-belakangi penyelenggaraan sayembara tersebut.
Bagaimana seharusnya kita menyikapi tiap upaya pemugaran situs sejarah agar berfungsi bukan hanya sebagai “monumen sejarah” melainkan juga sebagai upaya pelestarian lingkungan yang menjadi “daya pikat” bagi segenap warga di tanah air bahkan – lebih jauh lagi – memikat warga negara-negara di dunia untuk berkunjung menyaksikannya.
Terlampir, disajikan sebuah pandangan salah seorang anggota Care Tourism, Soehartini Sekartjakrarini, Phd., mengenai bagaimana sebaiknya menangani situs-situs sejarah agar lebih “ramah lingkungan”, yang pada gilirannya menarik minat dan memikat para pengunjung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: