MEMBANGUN KEPARIWISATAAN INDONESIA BERBASIS KOMUNITAS


Pada tanggal 29 September 2010, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menggelar suatu acara yang disebutnya sebagai suatu “Talk Show” dalam forum “Friends of Jakarta Tourism” dengan menampilkan para pembicara Drs. Bakri, MM., Imam Prasodjo, PhD. dan BRA Baskoro, S.Hum, MSi. Dalam acara itu Care Tourism berkesempatan hadir dan menilai bahwa salah satu paparan dalam forum Friends of Jakarta Tourism itu, yaitu yang disampaikan oleh Drs. Bakri MM., – dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) -, terlampau berharga untuk tidak diketahui masyarakat banyak, terutama pihak-pihak pemangku kepentingan dalam pengembangan kepariwisataan Kota Jakarta khususnya serta kepariwisataan Indonesia pada umumnya.

Model Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan.
Dalam hubungan itulah, Care Tourism mengambil kesempatan ini untuk menampilkan paparan tersebut, –  setelah diedit seperlunya -, yang berjudul “Program Nasional Pengembangan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pariwisata” yang pada hakekatnya dinilai sebagai “Model Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pariwisata” yang terdiri dari tiga pola kegiatan, yaitu:

  • Pengembangan Desa Wisata;
  • Pengembangan Desa Di Sekitar Daerah Tujuan Wisata (DTW); dan
  • Kemitraan Usaha Kepariwisataan.

Latar Belakang PNPM Mandiri Pariwisata.
Dengan mengetengahkan ketiga pola kegiatan tersebut, Kemenbudpar berharap bahwa kepariwisataan mampu menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Pengembangan Kepariwisataan Berbasis Komunitas (Community Based Tourism Development) mengingat beberapa hal yang melatar-belakanginya, antara lain:

  • Adanya Pergeseran Paradigma Pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai subyek pembangunan, di mana masyarakat memiliki potensi untuk berperan sebagai pelaku usaha kepariwisataan;
  • Persoalan kemiskinan dinilai harus diselesaikan oleh berbagai pihak pemangku kepentingan secara terintegrasi dan terkoordinasi;
  • Adanya kebutuhan akan program-program pemberdayaan masyarakat melalui upaya peningkatan kapasitas, usaha pariwisata dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan;
  • Menyadari bahwa pariwisata memiliki keterkaitan lintas sektoral dan bermuatan multi-disiplin serta mampu membangkitkan DAMPAK EKONOMI MULTI GANDA (multiplier effect) untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Tujuan Program PNPM Pariwisata Mandiri.
Program PNPM Pariwisata Mandiri diharapkan minimal dapat mencapai tujuan antara lain sebagai berikut.

  • Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan melalui usaha kepariwisataan;
  • Membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi berkembangnya usaha kepariwisataan;
  • Meningkatkan akses masyarakat terhadap permodalan, teknologi dan informasi dalam bidang kepariwisataan;
  • Mendorong keterlibatan dan kerjasama antar pemangku kepentingan (stakeholder) dalam membangun kemandirian.

Sasaran yang hendak dicapai.
Adapun sasaran yang hendak dicapai dengan melaksanakan Program PNPM Pariwisata Mandiri antara lain:

  • Semakin berkembangnya akses masyarakat terhadap berbagai sumberdaya modal, ketrampila (skill), pengetahuan, teknologi dan kewenangan untuk mengembangkan produk dan usaha kepariwisataan;
  • Tumbuhnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kepentingan dalam pembangunan bidang kepariwisataan;
  • Meningkatnya kemampuan berkarya dan berusaha yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
  • Tercapainya kemampuan masyarakat menjadi tuan rumah yang baik dan pelaku usaha kepariwisataan yang baik.

(Bersambung)

2 Responses

  1. Seiring makin maraknya berbagai komunitas, dan Pariwisata itu sendiri adalah ranah yang menarik bagi KOMUNITAS ; untuk turut berperan serta sebagai mitra Pemerintah, agar bisa mengarahkan sudut pandang Masyarakat tentang Pariwisata menjadi lebih jelas, sehingga mereka dapat memainkan perannya untuk turut serta dalam pengembangan Pariwisata, mari sama2 KITA tumbuh kembangkan nilai2 kemandirian dalam Masyarakat yang peduli Pariwisata.

  2. Betul bung Zul, seyogyanya komunitas dilibatkan dalam proses pengembangan kepariwisataan, sehingga masyarakat memahami dan menikmati manfaatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: