Antara Pola Perjalanan Wisata dan Penerbangan


Sebagaimana kita fahami bahwa pariwisata merupakan produk gabungan (compound product) yang terdiri dari berbagai unsur jasa lintas sektoral dan multi displin. Namun jika ditelaah lebih terpusat, kita menemukan bahwa produk pariwisata memiliki tiga unsur inti, yaitu 1. atraksi, – atau lebih populer dikenal sebagai daya tarik -, 2. akomodasi, yang terdiri dari hotel atau penginapan berikut fasilitas untuk makan dan minum, serta 3. aksesibilitas, yang terdiri dari sarana dan prasarana angkutan atau perhubungan serta kemudahan lain untuk mencapai suatu tempat yang dikunjungi, antara lain perhubungan udara, laut maupun darat, komunikasi, – termasuk dalam kelompok ini adalah akses (formalitas) untuk memasuki suatu negara dan tempat-tempat di dalam negara tersebut, dalam bentuk perizinan seperti visa, dan izin memasuki kawasan tertentu yang dilindungi.
Dari data statistik selama ini, 2006-2010, kunjungan wisman ke Indonesia 120px_Wide-body Aircraftmelalui udara menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun, dari tahun 2006 meliputi 57,94% hingga 2010 menjadi 71.36%, secara rata-rata berada sekitar 65%, sisanya melalui darat dan laut .
Demikian juga kunjungan mereka ke daerah (destinasi) sebagian besar datang melalui udara. Hal ini agaknya sangat masuk akal, mengingat persebaran destinasi di tanah air terpisah secara antar pulau. Sementara yang terletak dalam satu pulau pun (intra pulau) menghadapi kendala prasarana transportasi darat, baik ditinjau dari segi waktu tempuh yang disebabkan baik oleh jarak, kondisi prasarana jalan maupun jenis dan kondisi moda transportnya sendiri.

Pola Perjalanan Wisata

Secara umum, Pola Perjalanan Wisata dapat dibagi menjadi beberapa jenis, tergantung dari pada sudut pandang pembahasannya. Secara garis besar, dapat dilihat antara lain dari:

1. Cara melakukannya.

  • Secara berombongan dalam ikatan dengan paket wisata tertentu, dikenal sebagai GIT (Grouped Inclusive Travel), segala sesuatunya (jadual, destinasi, tiket, hotel dll) diatur sesuai program (itinerary) paket yang dipilihnya;
  • Perjalanan perorangan, baik sendiri-sendiri maupun kelompok kecil mandiri, mengatur sendiri perjalanannya, baik jadual maupun destinasinya, bebas dari ikatan dengan paket wisata, dikenal dengan sebutan FIT (Free Individual Travel). Meskipun demikian, kelompok ini acapkali menggunakan juga jasa biro perjalanan dalam hal pemesanan tiket atau kamar hotel;

2. Jarak perjalanannya.

  • Jarak dekat (short-haul); pada umumnya jarak perjalanan dinilai dari lamanya penerbangan yang ditempuh secara nonstop. Dalam hal jarak dekat tidak lebih dari 3 jam. Berbeda dengan ketentuan yang berlaku internasional, short-haul untuk penerbangan domestik pada umumnya ditetapkan tidak lebih dari 1,5 jam lamanya, yaitu dengan jarak sekitar 500 mil (atau setara dengan 800 km);
  • Jarak menengah (medium-haul), lama perjalanan udara nonstop antara 3 jam s/d 6 jam;
  • Jarak jauh (long-haul), meliputi perjalanan udara nonstop lebih dari 6 jam, yang lazimnya menggunakan pesawat berbadan lebar yang mampu terbang nonstop minimal 6-7 jam. Dewasa ini, banyak pesawat yang dioperasikan oleh airlines secara non-stop menjelajahi udara dalam waktu 11 s/d 13 jam penerbangan.

    long-haul traveler

    Wisatawan jarak jauh melintasi beberapa zona waktu

3. Moda transportasi yang digunakan.

  • Transportasi di permukaan bumi (surface transport), baik di darat maupun di laut dan/atau kombinasi antara laut (kapal pesiar / cruise) dan darat;
  • Transportasi udara (air transport).

4. Motivasi perjalanan.

  • Motivasi bisnis (busness tourism), yang dirinci lebih jauh atas sub-motive (TICO = trade, idustrial, commercial, official dan MICE = meeting, incentive, conference / convention, exhibition);
  • Motivasi pesiar (leisure/pleasure travel), yang juga dirinci atas beberapa sub-motive lebih lanjut (NATURAL = adventure, agricultural/agro, marine, special interest, health, dsb. serta CULTURAL = historical, educational, family visit, religious, sport, dsb.)

5. Kelompok jenis kelamin (gender).

  • Wisata wanita (female tourism);
  • Wisata pria (male tourism).

6. Kelompok usia.

  • Wisata muda/remaja (youth tourism);
  • Wisata dewasa (adult tourism); kelompok ini bisa dipecah lebih lanjut dengan
  • Wisata lansia (senior tourism, elderly tourism).

7. Sifat kegiatan selama perjalanan

  • Wisata aktif (active tourism);
  • Wisata pasif (passive tourism).

8. Lokasi destinasi.

  • Wisata domestik (domestic tourism);
  • Wisata regional (regional tourism);
  • Wisata internasional (international tourism);
  • Wisata desa (rural tourism);
  • Wisata kota (urban tourism), dsb.

Penerbangan

Dalam hubungan dengan jarak perjalanan tersebut di atas, berbagai pihak memiliki ketentuan yang berbeda, misalnya Thomas Cook Airlines menggunakan ketentuan tersebut di atas. Sementara Cathay Pacific menetapkan bahwa yang dimaksud dengan short-haul adalah jarak Hong Kong-Tokyo atau Hong Kong-Korea (Seoul dan kota lainnya), begitu pula antara New York-Vancouver. Inggris, dalam ketentuannya,  berpegang pada jarak tidak lebih dari 2000 mil sebagai penerbangan short-haul.
Menilik pada ketentuan di atas, di Indonesia, penerbangan domestiknya tergolong lengkap baik short-haul, medium-haul maupun long-haul. Sementara di belahan dunia lainnya, penerbangan domestiknya hanya tergolong short-haul, kecuali Amerika, China dan Russia. (… Bersambung)

3 Responses

  1. […] Antara Pola Perjalanan Wisata dan Penerbangan […]

  2. […] kaitannya dengan pengemasan paket wisata, ada pola perjalanan wisata lain, sebagai tambahan selain 8 pola terdahulu sebagai bahan pertimbangan. Pola dimaksud adalah pola ke-9 yang dinilai atas […]

  3. […] memahami kepariwisataan terdapat berbagai bentuk perjalanan wisata yang dilakukan para wisatawan, diantaranya adalah perjalanan wisata massal (mass tourism, mass […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: