Implikasi Penetapan Sasaran 20 Juta Wisman – 2019 (lanjutan)


Dalam kesempatan yang lalu, diungkapkan tentang target yang dicanangkan dalam visi-misi pemerintahan Jokowi-JK terkait dengan sasaran 20 juta wisman pada tahun 2019. Sasaran tersebut mengandung konsekwensi dibutuhkannya upaya extra peningkatan kapasitas daya dukung tambahan yang harus tersedia guna melayani pertumbuhan wisman yang dinilai cukup “berani”.
Daya dukung tambahan tersebut menyangkut kapasitas kursi penerbangan langsung dari luar negeri serta kapasitas daya tampung akomodasi (hotel dan akomodasi lainnya).

1. Implikasi Atas Daya Dukung Pariwisata

Kebutuhan Kursi 2015-2019

Tabel I

Dari data selama lima tahun terakhir menunjukkan bahwa wisman yang datang ke Indonesia sebanyak rata-rata 71.45% melalui udara. Di samping itu penerbangan ke Indonesia secara rata-rata mengalami load faktor sekitar 68% (67,95%).
Dengan data tersebut di atas serta asumsi tiap penerbangan (flight) menyediakan rata-rata 200 kursi, maka untuk mendatangkan wisman dari negara asalnya melalui udara dibutuhkan penerbangan langsung ke destinasi sedikitnya seperti disampaikan pada Tabel I.

Dengan demikian, penetapan target 20 juta pada tahun 2019 membawa konsekwensi upaya ekstra, bukan hanya sekedar untuk promosinya melainkan juga untuk menyiapkan segalanya, – antara lain penerbangan langsung ke destinasi, bandara di destinasi yang bersangkutan (baik daya tampung terminal, fasilitas dan pelayanan pendaratan), penyebarannya antar destinasi yang notabene tersebar antar pulau, akomodasi di destinasi, transportasi lokal, serta penyediaan sumberdaya manusia yang memadai, baik kuantitas maupun kualitasnya di bidang yang berkaitan, dll.

Perlu pula kiranya dicatat bahwa jika tahun 2015 kebutuhan kursi penerbangan itu tidak dapat terpenuhi, maka untuk dapat mencapai kebutuhan 2019, beban berat harus dipikulkan pada tahun-tahun berikutnya (karena menanggung limpahan kekurangan (negative carry-over) dari tahun 2015 tersebut yang harus dikejar.

2. Kapasitas daya tampung akomodasi dewasa ini.

Selain kapasitas kursi penerbangan langsung dari luar negeri, perlu agaknya ditinjau bagaimana kemampuan kapasitas daya tampung akomodasi kita dewasa ini, – hotel (berbintang) dan akomodasi lainnya (non-bintang), sebagai tolok ukur daya tampung pariwisata, yang sangat perlu pula diperhitungkan guna memenuhi kebutuhan arus wisman tersebut.

Tabel II

Tabel II

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kapasitas akomodasi tahun 2014, yang berada di 27 destinasi pilihan adalah seperti dapat dilihat pada Tabel II.

Tabel tersebut menunjukkan bahwa hotel-hotel di Indonesia yang letaknya tersebar (di 27 provinsi) sebetulnya mampu menampung sebanyak 60,184,775 tamu hotel, baik wisman maupun wisnus. Dari data BPS juga diketahui bahwa selama tahun 2013 kecenderungan wisman yang menginap di hotel & akomodasi lainnya di destinasi (27 provinsi) secara rata-rata adalah sebanyak 17.15% dibanding dengan tamu Indonesia (82.85%). Maka dari 60,184,775 tamu hotel tersebut di atas, tamu asingnya (wisman) adalah 10,321,689 orang setahun. Artinya daya tampung hotel di Indonesia (di 27 provinsi), dewasa ini (2014) sudah mampu menampung wisman sejumlah tersebut (10,3 juta), namun untuk menampung wisman 2015 sejumlah 11,000,000 masih diperlukan tambahan kamar hotel.

Masalah selanjutnya adalah masalah persebarannya dari satu destinasi ke destinasi lainnya yang mutlak diperlukan untuk mengangkut mereka selama mereka berada di Indonesia. Deketahui dari laporan-laporan statistik wisman, bahwa selama tahun 2013 masa tinggal rata-rata tamu asing (wisman) di 27 provinsi berada sekitar 2.84 malam (tidak lebih dari 3 malam). Sementara masa tinggal rata-rata wisman itu selama di Indonesia mencapai 6.75 malam. Dari penjelasan ini dapat diperkirakan bahwa selama berada di Indonesia, para wisman itu mengunjungi sedikitnya 2 (dua) destinasi (provinsi).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: