Mengenal Profil Wisatawan Millenial Asia – Bagian 1


Beberapa tahun terakhir ini perhatian kalangan pemasaran disibukkan dengan mempelajari fenomena yang dialami generasi “jaman now” yang mempunyai banyak perbedaan dari generasi sebelumnya. Tidak luput kalangan pariwisata pun, – termasuk pemerintah Indonesia -, mencoba memahami gejala yang dialami generasi tersebut. Beberapa waktu yang lalu saya menulis artikel tentang “Generasi Teknologi Informasi” yang diterbitkan di laman Lehmann.

img-20181218_2millenialsFakta menunjukkan bahwa kaum millenial ini akan semakin penting bagi kepariwisataan dunia pada umumnya, khususnya bagi Indonesia. Diperkirakan tahun 2019 ini jumlahnya akan meliputi tidak kurang dari 50% dari pergerakan wisatawan dunia yang meliputi kelompok usia 18-34 tahun. Sementara di Asia potensinya tidak kurang dari 57% dalam kelompok usia 15-34 tahun. Adapun pertumbuhan kaum millenial ini sangat pesat. Dewasa ini di Tiongkok saja wisatawan millenial diperkirakan mencapai 333 juta. Di zona ASEAN, wisatawan millenials terbesar berada di Indonesia dengan potensi 82 juta. Potensi Philippina 42 juta, Vietnam 26 juta, Thailand diperkirakan berpotensi sekitar 19 juta. Inilah agaknya yang membuat pemerintah Indonesia juga berupaya untuk membidik pasar wisatawan millenial.

Continue reading

Advertisements