Bagaimana Menjadi Travel Agents Digital Handal – Bagian 2


Sebelum menyambung pembahasan artikel Wuryastuti Sunario, Bagian-I, yang berjudul “Perlukah Travel Agents Go Digital?”, kita tengok dulu ke belakang apa yang pernah dikatakan Menteri Pariwisata (Menpar) tentang digitalisasi Travel Agent.

Digitalisasi di bidang 3T

Suatu ketika pada kesempatan Rakernas-II ASITA, 10-12 November 2017, Menpar mengingatkan Travel Agent agar beralih ke Digital Tourism. Di bawah ini beberapa pernyataan beliau:

  • … pariwisata digital adalah satu keniscayaan yang harus diikuti oleh agen perjalanan pariwisata agar tidak kalah bersaing.
  • … Di tengah begitu banyak gangguan di banyak industri, Menpar Arief Yahya menyebut digitalisasi di bidang 3T, yakni Telecommunication, Transportation, serta yang sedang dan akan terjadi, di Tourism.
  • … Revolusi teknologi digital ini tidak bisa dihindari, pasti terjadi! Pasti! Secara alamiah akan mengubah dunia, menciptakan model bisnis baru, jadi pelaku industri yang tidak mau berubah dengan platform digital, pasti akan ditinggalkan customer
  • … Travel agent konvensional akan sulit bersaing dengan online travel Agent seperti Traveloka, Booking.com, TripAdvisor, Ctrip, dan lainnya.

Perlukah Travel Agents Go Digital?
Oleh
Wuryastuti Sunario

Bagian II.

Menurut Travel Trends 2019: wisatawan Now mencari Experience (pengalaman) yang unik. Mereka tidak lagi puas dengan ber-sight-seeing saja apalagi disuguhkan paket wisata “kodian”. Mereka ingin mengalami kehidupan setempat yang unik, yang berbeda dengan yang biasa dialami dalam keseharian di negaranya sendiri.
Jadi bagaimana cara Travel Agent lokal bisa mentransformasi diri menjadi Travel Agent Digital dan Online Travel Agent (OTA), yang handal? Continue reading

Advertisements