Halal Tourism Awards – Pelipur Lara Bagi Aceh


Di tengah suasana duka yang sedang di derita Aceh akibat gempa beberapa hari yang lalu, kita dikejutkan dengan kabar gembira sebagai pelipur lara bagi Aceh. Pasalnya, Bandara Internasional Aceh, Sutan Iskandar Muda, mendapat kemenangan sebagai “World Best Halal Airport for Halal Travellers” di samping Aceh sebagai “World’s Best Halal Cultural Destination” dalam World Halal Tourism Awards yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (United Arab Emirates) 24-25 Oktober 2016.

awards-categories-trophy

World Halal Tourism Trophy

Dalam kesempatan itu, Indonesia memenangi 12 kategori di antara 16 kategori yang di pertandingkan di mana 4 kategori sisanya Indonesia tidak mengajukan unggulannya. Praktis 12 kategori yang diikuti Indonesia disapu bersih buat kemenangan Indonesia. Sebagaimana pernah dikemukakan dalam artikel terdahulu, Malaysia dan Turki telah lebih dulu merupakan Negara Destinasi Unggulan dalam kancah Kepariwisataan Muslim di Dunia.

Kategori  World Halal Tourism Awards

Adapun 12 dari 16 kategori yang dimenangi Indonesia selengkapnya adalah sbb.:

  1. World’s Best Airline for Halal Travellers: Garuda Indonesia;
  2. World’s Best Airport for Halal Travellers: Sultan Iskandar Muda International Airport
  3. World’s Best Family Friendly Hotel: The Rhadana Kuta, Bali
  4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel: The Trans Luxury Hotel Bandung
  5. World’s Best Halal Beach Resort: Novotel Lombok Resort & Villas
  6. World’s Best Halal Tour Operator: ERO Tour, West Sumatera
  7. World’s Best Halal Travel Website: http://www.wonderfullomboksumbawa.com
  8. World’s Best Halal Honeymoon Destination: Sembalun Valley Region, West Nusa Tenggara
  9. World’s Best Hajj & Umrah Operator: ESQ Tours and Travel
  10. World’s Best Halal Destination: West Sumatera
  11. World’s Best Halal Culinary Destination: West Sumatera
  12. World’s Best Halal Cultural Destination: Aceh

Continue reading

Advertisements

Kepariwisataan Muslim


Baru-baru ini bertempat di Universitas Pancasila, Jakarta diselenggarakan seminar oleh Fakultas Pariwisata, yang membahas perkembangan Kepariwisataan Muslim atau Moslem Friendly Tourism (MFT) di dunia. Beberapa negara seperti Malaysia dan Turki sejak lama telah memperkenalkan halal food dalam pengembangan kepariwisataannya, dan kedua negara itu dewasa ini menempati urutan pertama dan kedua dalam Index Top Halal Friendly Holiday Destination 2014. Dewasa ini Thailand, Jepang dan Korea pun telah menyediakan halal food yang disajikan hotel dan restoran di negaranya.
Demikian juga di Indonesia, gelombang tumbuhnya MFT ditandai dengan timbulnya gejala usaha masakan halal di banyak kota yang berhasil menarik perhatian masyarakat wisatawan muslim terutama wisatawan nusantara ataupun wisatawan mancanegara asal negara muslim. Hal itu ditengarai, terutama sekali karena pemerintah dewasa ini tengah mengincar pasar pariwisata negara-negara muslim yang dewasa ini sedang berkembang pesat, salah satunya dari kawasan Timur Tengah.
Dalam seminar di atas, Dr. Sapta Nirwandar – mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, selaku salah satu pembicara mengungkapkan bahwa Thailand yang penduduk muslimnya hanya meliputi 5%, telah mampu memproduksi makanan halal bukan saja untuk kebutuhan pariwisata di dalam negerinya, melainkan juga mampu menyediakan 25% dari seluruh ekspor makanan halal di dunia.
Pembicara kedua, Prof. Ikuro Yamamoto mengungkapkan berkembangnya MFT di Jepang juga sedang berlangsung sejak beberapa tahun terakhir, walaupun hasilnya belum dapat disebut sebagai memuaskan. Namun demikian, profesor yang juga merupakan anggota Dewan Mesjid di salah satu kota di Jepang itu mengatakan bahwa perkembangan MFT dirasakan semakin deras.

Layanan MuslimTravel

Petunjuk Fasilitas Sholat di Bandara

Salah satu upaya yang dilakukan di Jepang adalah memberikan pelayanan informasi tentang kehadiran restoran halal. Pernyataan itu didukung oleh adanya upaya yang dilakukan oleh seorang asal Indonesia, Agung Pambudi yang menetap di Fukuoka, awal tahun 2014 yang lalu menciptakan aplikasi smartphone yang disebutnya “Halalminds” untuk menemukan restoran dan produk halal lainnya dengan mudah. Aplikasi tersebut sampai November 2014 sudah berhasil diunduh sebanyak 5,000 kali. Bukan hanya itu, di Jepang juga sudah terdapat petunjuk fasilitas Sholat yang tersedia di tempat-tempat umum seperti bandara, stasiun dll.
Continue reading